Jumat, 30 September 2011

Terlalu Pede

Radar Bogor - Derby Bogor level junior di Stadion Pajajaran kali ini dimenangkan Kabupaten Bogor. Anak-anak Tegar Beriman sukses mencukur saudaranya tiga gol tanpa balas. Ini menggambarkan mental tanding Aziz Nurdin cs sudah mulai meningkat. Sebaliknya, tim asuhan Iryan Ruswandi masih harus dipupuk.

Meski pasukannya unggul, manajer tim Yadi Mulyadi AR masih belum puas dengan performa di lapangan. Dia melihat tim besutan Yayan Mulyana ini tampil kurang gereget, tak seperti saat mereka melumat Pelita Jaya 3-0, beberapa waktu lalu.
“Penampilan anak-anak kali ini tidak maksimal, tidak seperti saat melawan Pelita Jaya. Kali ini mereka terlalu individual dan asal kena, sehingga kolektivitas tim tak terlihat. Hal ini tak boleh terjadi lagi di uji coba selanjutnya,” ujar pria yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Sekolah Sepakbola (FKSSB) Kabupaten Bogor ini.
Menurut Yadi, Rendy cs terlalu percaya diri, sehingga sentuhan satu-dua yang selama ini menjadi ciri khas tim kurang berjalan baik. Selain itu, kondisi lapangan juga tidak mendukung karena bergelombang.

“Ya, mereka over confidence, akibatnya para pemain ingin menunjukkan skill masing-masing. Lapangannya juga kurang bagus, akibatnya permainan tak maksimal,” jelasnya sambil tersenyum.
Lebih lanjut, kata dia, jawara MUPC 2011 ini harus mendapat pembenahan dari segi pengaturan bola dan pergerakan pada kedua winger-nya. Sebab, penetrasi dari sayap kanan serta kiri masih kurang maksimal.

“Sebenarnya tim sudah bagus, hanya perlu pembenahan kecil, karena dalam Piala Haornas target kita ini juara. Jadi tidak boleh main-main, makanya kami juga bakal melakukan uji coba beberapa kali lagi melawan tim SSB,” tegas Yadi.

Sementara itu, headcoach U-15 Kota Bogor, Iryan Ruswandi mengatakan, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi untuk laga eksebisi berikutnya. “Ya dari laga ini saya bisa mengetahui lini mana saja yang harus dibenahi. Supaya saat Piala Haornas nanti, kejadian serupa tak terulang lagi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan terpisah, Manajer U-15 Kota Bogor, Syaiful Anwar menuturkan, ia sengaja memilih Kabupaten Bogor sebagai lawan tanding, karena anak asuh Yayan Mulyana ini merupakan wakil Indonesia di MUPC tingkat Asia. Sebab, impian pasukan hitam-hitam adalah mengejar standar Tegar Beriman. “Kita sengaja cari lawan yang di atas, setidaknya kita dapat pengalaman dari mereka. Ya, PR kami adalah membenahi aliran bola dan skema saat bertahan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar