Jumat, 17 Februari 2012

Lucuti Bayi Ajaib

Skuad Persikabo Bogor sudah menyatakan siap tempur menghadapi Persikota Tangerang di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu (18/2). Ini merupakan laga kandang terakhir bagi Laskar Pajajaran di putaran pertama grup satu Divisi Utama Liga Indonesia 2011-2012 sebelum berakhir pada satu laga pamungkas, 10 Maret mendatang. Segenap upaya bakal dikerahkan pelatih Suimin Diharja untuk memenangkan pertandingan.

Pasalnya, begitu krusial untuk tetap bertahan di papan atas klasemen sementara dan menjaga rekor tak pernah kalah tampil di depan Kabomania.
Persikabo jelas Suimin, tak mau lengah meski bermain di kandang sendiri. Pengalaman ditahan draw 2-2 oleh PSSB Bireuen (11/2), Bona Simanjuntak dkk diinstruksikan tak mudah percaya dengan wasit. Target kemenangan jelas tak bakal memberi ruang gerak bagi ‘Bayi Ajaib’, julukan Persikota untuk mengembangkan permainan. “Persikabo tetap bermain terbuka dan agresif,” jelas Suimin.

Artinya sepanjang pertandingan Persikabo bakal tampil menekan, meski lawan yang dihadapi adalah tim yang sudah memiliki persiapan cukup dan dihuni pemain berpengalaman seperti Gendut Dony dan Dedi Mulyadi. Laga ini bakal menarik dan adu taktik karena Persikota sendiri berambisi memupus rekor buruk laga tandang. Ini juga kesempatan terakhir bagi Leonard Soputan dkk menunjukan performanya karena manajemen Persikota berencana melakukan perombakan.
“Kami menargetkan menang dan tidak boleh kalah karena kami ingin menghapus catatan negatif karena belum pernah menang di laga tandang,” ujar manajer Persikota, Fadlin Akbar dilansir Bolanet.

Skuad asuhan pelatih Agus Suryanto diminta tampil habis-habisan jika tak ingin tercoret dari daftar pemain Persikota di putaran kedua. Agus berharap, anak asuhnya tetap menjaga daya juangnya. Sebab, hanya dengan semangat tempur yang tinggi, peluang memenangkan pertandingan akan terbuka lebar. Agus optimistis, kali ini tim besutannya tidak gagal lagi. “Kami harus lebih percaya diri dan bermain lepas. Sebab, target kami cukup berat,” kata dia.
(jurnalbogor)

Hadapi "Bayi Ajaib", Persikabo Butuh Dukungan Suporter

Tim Persikabo Bogor akan menjamu Persikota Tangerang, pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama, Liga Prima Indonesia Sportindo, wilayah barat di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu (18/1) sore. Untuk menghasilkan poin penuh, skuad Suimin Diharja ini membutuhkan dukungan moril dari penonton.
Pertandingan kandang tanpa Kabomania memang bagaikan sayur tanpa garam. Kehadiran suporter yang diibaratkan sebagai pemain ke 12, menjadi salah satu dukungan semangat untuk para punggawa Laskar Pajajaran.

Berkurangnya pendukung Persikabo yang tidak seantusias musim lalu, cukup mempengaruhi semangat Bona Simanjuntak dkk. saat berlaga di lapangan hijau. Hal tersebut diakui pemain Persikabo asal Cibinong, Rojali.
"Kurang seru saja kalau stadion nggak penuh, mungkin performa pemain bisa berlipat ganda kalau setiap sudut tribun penuh. Jujur kami sangat memerlukan dukungan dari pemain ke 12, yakni Kabomania. Dengan adanya mereka, mental lawan tentu akan semakin ciut, sehingga mempermudah kami melakukan serangan ke arah lawan," ungkap Rojali kepada PAKAR, Kamis (16/2).

Pemain ikon ini berharap agar Stadion Persikabo bisa penuh seperti musim lalu. Sehingga, para pemain lebih bersemangat dalam menjalani pertandingan. "Tanpa kehadiran dan dukungan suporter, kami bukan apa-apa. Semua pemain berharap stadion bisa penuh, sehingga mental dan semangat bertanding akan semakin tinggi. Kita ini adalah satu bagian, jika salah satu dari kita tidak ada, kemenangan itu juga kurang bermakna," pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Suimin Diharja menyatakan sedih dengan berkurangnya jumlah penonton yang menyaksikan laga kandang Persikabo. "Kondisi sekarang memang berbeda. Dulu, sebelum kami tiba di lapangan, tribun sudah penuh. Tentunya, hal ini menguntungkan bagi kami. Pemain lawan tentu down dengan nyanyian penonton. Tapi, Abang tidak akan menyalahkan siapa-siapa, hanya saja kami berharap bisa melihat stadion kembali penuh seperti waktu dulu. Persikabo tanpa Kabomania bukanlah apa-apa, jadi marilah kita bersama-sama berjuang," harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kabomania, Muhammad Arif berharap, pada laga kandang pamungkas diparuh musim ini, Kabomania bisa kembali memenuhi Stadion Persikabo.
"Tiket sudah diturunkan, saya sangat berharap dukungan dari Kabomania untuk bisa datang dan membeli tiket pertandingan. Dengan begitu kita sama saja sudah membantu keuangan Persikabo. Ingat saat ini tim kesayangan kita sudah tidak didanai APBD," tegasnya.
(pakuanraya)

Asah Finishing ke Gawang

-Kurang maksimalnya penyelesaian akhir (finishing) di depan gawang lawan, menjadi salah satu kekurangan skuad Persikabo saat ini. Nah, jelang pertandingan menghadapi Persikota Tangerang yang notabene memiliki barisan pertahanan cukup kuat, Pepito dkk difokuskan berlatih finishing, di Stadion Cibinong, kemarin.

Latihan tembakan ke gawang itu menjadi penutup persiapan skuad Suimin Dihardja, sebelum menjamu Persikota Tangerang dalam laga ketujuh Divisi Utama PSSI di Stadion Cibinong, Sabtu (18/2).

“Ini latihan terakhir pemain sebelum menghadapi Persikota Tangerang nanti. Seluruh pemain fokus berlatih finishing ke gawang,” ujar Suimin.

Ya, dalam sesi latihan kemarin, mulai dari pemain belakang, sayap, dan striker, semuanya dilatih untuk melakukan shooting. Tak hanya itu, pemain sayap juga diberikan arahan untuk memberikan umpan matang ke pemain depan untuk selanjutnya ditembakkan ke gawang.

“Itu untuk melihat bagaimana arah, jangkauan dan keakuratan pemain melakukan tembakan ke gawang lawan,” imbuhnya.

Menurut Suimin, hasil latihan kemarin dirasa sudah cukup maksimal. Hari ini, kata dia, latihan akan dilanjutkan dengan me-review materi latihan dari awal hingga akhir. Kemudian, dilanjutkan dengan game 2/3 lapangan untuk mematangkan gaya permainan hingga koordinasi antarpemain mulai dari bawah, tengah dan depan.

“Semuanya akan kita kupas dan optimalkan pada latihan besok (hari ini, red). Persikota patut diwaspadai, walaupun skuadnya rata-rata pemain lokal, mereka sarat pengalaman,” tandasnya.

Sementara itu, pelatih fisik Persikabo Jon Arwandi mengaku, mental pemain sempat turun setelah kalah dari PSSB Bireun karena dicurangi wasit. “Tapi itu tidak menjadi kendala serius, karena fisik pemain tidak buruk, sehingga mudah mengembalikan mental mereka,” pungkasnya.
(radarbogor)

Satu Pemain Lolos Seleksi Timnas

Di tengah persiapan Persikabo menghadapi Persikota Tangerang pada lanjutan Divisi Utama PSSI di Stadion Cibinong, besok sore, salah satu pemain mudanya Ikbal Ade Rogus Ilyas dinyatakan lolos seleksi pertama timnas U-23. Seleksi akan berlangsung di pelatnas Batu Malang- Jawa Timur, mulai kemarin.

Media officer and marketing Persikabo Baskoro Tri Atmojo mengatakan, informasi tersebut berdasarkan surat pemanggilan pemain dari PSSI bernomor 609/AGB/152/II-2012, yang menyatakan Ikbal kembali diminta mengikuti seleksi lanjutan Timnas U-23 untuk pertandingan Pra-Piala Dunia 2014.

“Surat pemanggilan itu ditandatangani Sekjen PSSI Tri Goestoro, dan diterima pagi tadi (kemarin, red) di sekretariat Persikabo,” ujarnya.

Sementara itu, Head Coach Persikabo Suimin Dihardja membenarkan bahwa salah satu anak asuhannya tengah mengikuti seleksi timnas dan baru lolos tahap pertama. “Besok pagi, Iqbal berangkat ke Malang,” imbuhnya.

Mantan pelatih Persijap Jepara ini mengatakan, terpilihnya Ikbal mengikuti seleksi timnas sebagai bukti maksimalnya pembinaan pemain muda di Kabupaten Bogor. Sebelumnya, hanya pemain U-14 yang banyak masuk timnas, sekarang sudah mulai berjenjang dari U-21 hingga U-23. “Hal itu menunjukkan keberhasilan dari pembinaan selama ini.” ungkap Suimin.

Ia berharap agar Ikbal bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, karena banyak pemain yang berkeinginan untuk memperkuat timnas. “Orang sukses bisa melihat dan memanfaatkan kesempatan,” tandasnya. Adapun ke-28 pemain timnas U-23 yang dipanggil dalam pelatnas ini akan diseleksi kembali dan dipersiapkan untuk menghadapi Bahrain, dalam lanjutan babak kualifikasi babak ketiga pra Piala Dunia 2014 Brazil, 29 Februari mendatang.
(radarbogor)