Rabu, 23 Maret 2011

Saatnya Pemain Lokal Pindah Klub

Pakuan Raya - Berkurangnya jam terbang para pemain muda Persikbo pada musim ini seperti Mum'min, Erik Ebol, Septian Encek, Kresna, Wawan Susilo, Dian Irawan dan Rojali secara tidak langsung akan berpengaruh pada mental atau psikologi para pemain masa depan Persikabo tersebut yang era Suimin Diharja lalu kerap mendapatkan kepercayaan penuh untuk menjadi stater tiap pertandingan. Untuk menjaga mental dan motivasi bertanding para pemain muda tersebut tidak ngedrop, lebih baik para pemain muda Persikabo itu mencari tantangan baru kebeberapa klub yang ada di Divisi Utama Ligina atau ISL. Mereka bisa mengikuti serangkaian seleksi dibeberapa klub yang ada di sekitar Jabar atau di Pulau Jawa seperti Pelita Jaya, Persita Tangerang, Persib Bandung, Persiba Bantul ataupun PSIS Semarang dll.
"Saya pikir para pemain muda Persikabo ini kualitasnya tidak jelek jelek amat. Namun, karena selera pelatih dan lain lain, maka para pemain muda ini saat ini lebih banyak diparkir . Bahkan, ada beberapa pemain muda yang sudah jarang pakaian dalam setiap pertandingan. Lebih baik para pemain muda ini mulai berpikir mencari klub baru pada musim depan. Karena ini akan menjadi tantangan dan bisa berdampak bagus dalam nilai kontrak mereka. Sebab kalau masih bergabung di Persikabo, mungkin nilai mereka masih tetap rendah. Hal yang wajar dan manusiawi kalau mereka dimusim depan mencari tantangan di klub baru dan menjanjikan uang kontrak yang lebih dari Persikabo," ujar Ketua Bogor Sport Journalis ( BSJ), Asep Syahmid Pangrango kepada Pakar dengan tegas.
Ia menambahkan, mininmnya jam terbang para pemain lokal Kabupaten Bogor ini harus menjadi catatan penting bagi pengurus Persikabo. Apalagi, saat ini manajemen dan pengurus Persikabo sudah menambah para pemain muda lainnya dengan status pemain magang. Hingga banyak sekali tenaga pemain muda di Persikabo ini yang kurang diberdayakan dalam setiap pertandingan.
"Sangat wajar, jika pelatih menentukan pemain yang akan diturunkan setiap pertandingan itu disesuaikan dengan strategi yang akan dilakukan. Namun, untuk terus menjaga kualitas pemain lokal terebut, saya berharap pengurus bisa memberikan kebijakan kepada para pemain muda Persikabo untuk mencari tantangan di klub lain. Kalau mereka diterima di klub lain dan bisa masuk stater , minimal hal itu juga akan menjadi kebanggan Persikabo dan masyarakat Kabupaten Bogor, karena putra terbaiknya bisa berkiprah diklub yang lebih besar . Tidak menutup kemungkinan, kalau tingginya jam bermain diberikan kepada para pemain muda Persikabo ini, maka para pemain ini akan dipantau oleh klub klub besar atau pemandu bakat dari PSSI," ujar Syahmid yang juga dikenal sebagai pengamat sepakbola Kabupaten Bogor ini.
Sementara itu, Herzon Hezkia , mantan Ketua FKSSB Kabupaten Bogor ini mengatakan, ia sangat setuju kalau para pengurus Persikabo mulai melakukan tambal sulam dalam proses magang di Persikabo. Ia berharap para pemain muda yang ada di Persikabo ini punya keberanian untuk mencari tantangan di klub luar Bogor atau luar Jawa. Terus, posisi mereka digantikan para pemain magang yang baru. Pengurus Persikabo Kabupaten Bogor harus memberikan kesempatan kepada para pemain mudanya yang sudah tiga musim di Persikabo untuk mengembangkan karirnya di luar Bogor. Saya akan merasa bangga kalau ada pemain muda di Bogor ini bisa tampil diklub klub besar Divisi Utama Ligina dan ISL," jabarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar