Kamis, 23 Februari 2012

Rhendie: "Tidak Ada Alasan Absen"

Persikabo semakin memantapkan langkah untuk mengikuti Liga Copa Indonesia yang akan digelar PSSI mulai 7 Maret mendatang. Pernyataan tersebut datang dari Direktur Operasional Persikabo, Rendie Arindra. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Persikabo untuk absen dari Liga lintas Divisi yang pernah sukses di tahun 2008 tersebut.
Besarnya dana yang akan dikeluarkan Persikabo untuk mengikuti dua liga sekaligus dalam satu musim juga tak mempengaruhi niat Laskar Pajajaram untuk ikut serta memeriahkan ajang Piala Indonesia tahun ini.

"Tidak alasan bagi kita untuk tidak ikut di ajang Piala Indonesia, justru ini kesempatan emas untuk lebih eksis di dunia persepakbolaan Indonesia. Saat ini kita sedang menunggu pematangan konsepnya dari PSSI, yang jelas kita akan ikut turnamen tersebut," ucap Rendie baru-baru ini.
Pengusaha muda asal Bogor ini pun mengaku tidak khawatir jika konsentrasi Persikabo akan terpecah karena mengikuti dua liga dalam satu musim. Menurutnya, dengan adanya dua kompetisi tersebut, persaingan antar pemain Persikabo justru akan semakin terasa, sehingga para pemain juga punya motivasi besar untuk berlaga di kompetisi tersebut.

"Menurut saya liga copa itu tidak akan mengganggu Persikabo di kompetisi Divisi Utama IPL, kan jadwalnya juga pasti disesuaikan, nggak mungkin bertabrakan, dan pemain kita pun mumpuni untuk berkompetisi di dua musim. Justru persaingan antar pemain akan semakit ketat," pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Persikabo, Suimin Diharja juga mengaku tidak keberatan dengan digulirkannya Liga Copa yang rencananya bakal diikuti 40 tim dengan rincian 12 IPL dan 28 Divisi Utama LPIS tersebut.
"Saya justru senang Persikabo bisa ikut dua liga, dengan begitu persaingan pemain akan semakit ketat, motivasi bertanding juga semakin besar. Untuk pembagian waktu latihan nanti kita bisa sesuaikan dengan jadwal, dulu ISL bisa menggelar kompetisi seminggu dua kali, kenapa harus dibikin berat," pungkasnya.
(pakuanraya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar