Selasa, 20 September 2011

Tak Ada Alasan Tolak Persikabo

Jurnal Bogor - Manajemen Persikabo Kabupaten Bogor masih yakin dapat masuk kasta tertinggi Liga Indonesia musim ini. PSSI tak memiliki alasan menolak Laskar Pajajaran setelah tim ini memenuhi semua persyaratan, mulai dari uang jaminan hingga ketersediaan stadion. “Persikabo termasuk tiga tim yang menyerahkan uang jaminan ke PSSI bersama Pro Duta dan Mojokerto Putro. Sedangkan klub lainnya tak sanggup,” ujar Direktur Umum Persikabo Rudi Ferdian.
Kalau memang Stadion Persikabo masih dipersoalkan, Rudi menegaskan mulai telah dilakukan perombakan dimana perbaikan rumput dan pembuatan lorong pemain yang tak langsung ke lapangan. “Jadi dimana letak tidak layaknya?,” tegas Rudi.

Persikabo juga memiliki pendukung fanatiknya, Kabomania hingga banyak pemain saat seleksi Persikabo dibuka berduyun-du-yun melamar. Namun perkembangan terakhir yang terjadi di PSSI, Persikabo mengaku aneh dengan format kompetisi yang berubah-ubah, semula dibuat dua wilayah (32 tim) dan diumumkan kembali jadi satu wilayah (18 tim). PSSI pun masih melakukan verifikasi ulang. “Keputusan ini juga memicu kontroversi baru. Tapi bagi Persikabo asal masuk kasta tertinggi tak masalah,” ungkap Rudi, kontraktor yang akrab dipanggil Rudi Bule itu.

Sementara latihan perdana Persikabo di Jakarta Japan Club (JJC) Sentul, Babakan Madang, Senin (19/9), tertunda karena hujan lebat yang mengguyur lapangan. Saat para pemain turun dari bus, latihan yang sedianya dilaksanakan pukul 15.00 WIB terpaksa belum bisa dimulai akibat hujan dan petir.

Sementara pemain yang mengikuti latihan adalah mereka yang lolos dari tahapan seleksi pertama. Suimin mengatakan, semua pemain yang lolos belum tentu akan mengisi skuad Persikabo musim ini. “Abang tidak akan mengakomodir semuanya, pasti akan ada penciutan pemain (lagi). Kita lihat saja pada latihan. Jika tidak memenuhi kriteria, pemain tersebut tidak akan terpilih,” ujar pelatih Suimin Diharja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar