Senin, 12 Maret 2012

Manajemen Persikabo Tunggu Laporan

Sukses Persikabo Bogor happy ending pada akhir putaran pertama setelah mengalahkan PSP Padang 2-0 di Stadion Agus Salim, Sabtu (10/3), mengagendakan evaluasi tim. Manajemen kini menunggu laporan dari tim pelatih yang diarsiteki Suimin Diharja. Belum diketahui apakah ada pencoretan pemain atau tidak, namun Direktur Operasional Persikabo Rhendie Arindra mengisyaratkan agar hal ini tak dilakukan tergesa-gesa.
“Sekarang pemain diliburkan. Dulu sebelumnya Pepito dinilai tak memiliki kontribusi, tapi akhir-akhir ini dia telah tampil bagus bisa memberikan assist dan gol,” ungkap Rhendie.

Seperti disebutkan sebelumnya, kemenangan Persikabo di kandang PSP berkat gol Jibby Wuwungan assist Bona Simanjuntak dan Brima Pepito Sanusie setelah menerima umpan pemain muda asal SSB Citra Pratama Gunung Putri, Andi Sopian. Kini, baik tim pelatih maupun manajemen telah menutup buku di putaran pertama. Fokusnya menghadapi putaran kedua dimana dari jadwal PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Persikabo bakal menjamu PS Bengkulu, 30 maret.

Manajemen mengaku tak terlalu kecewa dengan hasil peringkat ketiga di paruh musim, tapi juga belum terlalu memuaskan karena harapannya adalah juara grup. Persikabo disayangkan meleset di dua laga yakni satu kali kekalahan saat dikalahkan 0-1 oleh PSLS Lhokseumawe dan ditahan imbang 2-2 oleh PSSB Bireuen di kandang sendiri. “Tentunya kalau draw dan menang di dua laga itu telah menghuni runner up,” ungkap Rhendie.
(jurnalbogor)

Pembuktian Lini Depan

Laga Pamungkas Per­si­kabo di putaran pertama kompetisi Di­visi Utama Liga Prima Indonesia Spor­tindo ditutup dengan sempurna. Dua gol pengantar kemenangan atas PSP Padang yang tercipta dari Jib­by Wuwungan di menit ke 37 dan Bri­ma Pepito Sanusie di menit 53 se­ka­ligus sebagai ajang pembuktian atas keraguan masyarakat pecinta Persika­bo akan kualitas mereka selama ini. Ya, sepanjang laga di kompetisi pu­ta­ran pertama musim ini, baik Jibby Wu­wungan maupun Pepito memang be­lum begitu memberikan kontribusi po­sitif bagi Persikabo terutama di po­si­si mereka. Sebelum melakoni laga tan­dangnya ke Padang, Jibby belum per­nah sama sekali memberikan gol ba­gi Persikabo.

Padahal peluang yang diciptakan man­tan pemain Persibom ini cukup ba­nyak. Sama halnya dengan Jibby, se­bagai pemain impor, jumlah gol yang disumbangkan Pepito di mu­sim ini tergolong sangat minim. De­la­pan pertandingan dengan dua gol be­lum mampu menjawab ke­raguan pe­cinta sepakbola Bo­gor atas ke­mam­pua­nnya.
Terlepas dari semua itu, dua gol ya­ng disumbangkan me­reka di laga tan­dang pa­mungkas Persikabo cu­kup me­muaskan semua pi­­­hak. Apalagi po­sisi Per­si­kabo saat ini berada di pa­­­­pan atas yakni peringkat ketiga de­ng­an raihan 15 poin dari Empat kali ke­­menangan, tiga kali seri, dan satu ka­­li kemenangan.

Salah satu mantan pemain Per­si­kabo, Saepulloh Maulana yang me­nya­ksikan langsung laga PSP Padang kon­tra Persikabo, Sabtu (10/3) lalu pun me­ngaku puas dengan penampilan anak asuh Suimin Diharja, kemarin. Me­nurutnya, Persikabo tampil begitu me­yakinkan dan mendominasi ja­la­n­nya pertandingan dari menit awal hingga menjelang akhir per­tan­di­ng­an.

“Persikabo tam­pil men­do­minasi di per­­tandingan ke­marin. Se­ha­rusnya Per­­sikabo bisa men­cip­ta­kan lebih dari dua gol di laga tersebut. Cuma sedikit agak ter­bu­ru-buru saja, ke­marin se­per­tinya ada beberapa kali bocor ko­or­dinasi di belakang apalagi di menit te­rakhir, tapi secara keseluruhan saya se­bagai warga Bogor puas dengan ha­sil pertandingan kemarin,” ungkap Sa­epulloh via BBM nya, kemarin.
Lebih lanjut, pria yang kini tengah me­rumput bersama Semen Padang FC ini berharap agar Persikabo tetap men­jaga penampilannya hingga pu­ta­ran kedua nanti. Dengan materi pe­main yang ada, bukan hal yang mus­ta­hil, Persikabo bisa menggeser posisi teratas klasemen grup Barat. Apalagi pe­­main muda Persikabo saat ini juga cu­­kup dipercaya oleh pelatih untuk tam­pil di starter line up.
“Pemain muda Persikabo cukup ba­nyak berperan sekarang, saya harap ke­depannya bisa dijaga konsistensi per­mainannya , agar target naik kasta b­isa terpenuhi,” pungkasnya.
(pakuanraya)