Jurnal Bogor - Performa Persikabo Kabupaten Bogor dinilai lumayan pelatih Suimin Diharja. Meski laga ujicoba kontra Pelita Jaya di Lapangan Sawangan, Depok, Rabu (5/10), dimenangkan Pelita 3-0. Tiga gol tim Liga Super Indonesia itu dicetak Feriansyah Mas’ud. Persikabo menurunkan dua tim, dimana tim pertama kalah 0-1 dan tim kedua kalah 0-2.
“Skema permainan sebenarnya sudah berjalan, hanya saja ada yang belum berani pegang bola, serta masih terjadi miskomunikasi,” ujar Suimin.
Gol Pelita Jaya lahir menit ke-12 setelah Mulyani Hadi handsball dan eksekusi penalti Feriansyah membobol gawang Agus ‘Cimeng’ Rohman. Tim pertama ini, Suimin memasang penyerang lokal yang baru datang yaitu Arif Kurniawan, eks pemain Persipasi Bekasi dengan pemain lainnya seperti Rojali, Eduard Valutsa, Tugi Hadi, Nopianto, Bona Simanjuntak, Cyril Tchana, Jarot, dan Jibby Wuwungan.
“Tim ini sudah terlihat permainannya,” ungkap Suimin, dimana peluang gol sempat lahir dari kaki Jibby dan Arif, namun tendangannya masih di atas mistar.
Sedangkan tim kedua dihuni kiper Wawan Dermawan, Masperi Kasim, Kahudi Wahyu, Kresna Hermawan, Mu’min, Ikbal, Dede Ariandi, Abdul Gani ‘Morgan’, Septian Suharlan dan Imam Hombardo, serta pemain cadangan kiper Ariek SB, Dian Irawan, Wawan Susilo, Hawin, Andi Sofyan dan Kholik. Tim ini kalah 0-2 dimana gol lahir setelah lini belakang terlihat ragu-ragu dan menyangka pemain lawan off-side, serta kiper Wawan tak bisa menangkap bola yang menyusur tanah.
Persikabo setelah lawan Pelita Jaya mengagendakan ujicoba dengan Timnas U-23 asuhan pelatih Rahmad Darmawan. Pihak timnas merencanakan pertandingan digelar antara tanggal 13 hingga 16 Oktober.
“Timnas akan melihat lapangan Stadion Persikabo dulu, jika dianggap tak layak, kompetisi digelar di Jakarta,” jelas Suimin.
Kamis, 06 Oktober 2011
Joy Siap Rangkul Semua Elemen
Jurnal Bogor - Joy Pandhita yang maju ke bursa pencalonan ketua umum Kabomania pada Musyawarah Besar (Mubes) Kabomania 2011 di Gedung Pemuda, Minggu (9/10), menyatakan siap merangkul semua elemen pendukung Laskar Pajajaran. Baru satu calon ini saja yang berterus terang memiliki gambaran bagaimana membangkitkan atmosfir sepakbola Kabupaten Bogor.
“Saya tidak memiliki unsur politik, tetapi saya memiliki akses untuk memajukan Kabomania ke depan,” ucap Joy yang kini ditunjuk wakil co-adviser di tim Persikabo.
Munculnya Joy ke pencalonan disebut-sebut sebagian besar Kabomania adalah angin segar, dimana dia memahami persoalan Kabomania karena pengurus cabang olahraga boling itu pernah di organisasi kepemudaan.
“Kabomania perlu figur enerjik dan memiliki pemikiran yang positif,” ujar Anwar, Kabomania, Tanah Baru, Bogor.
“Ya, memamh kami nantinya akan menyempurnakan program sebelumnya. Artinya jika ada program yang belum dilaksanakan, mari kita laksanakan,” sambung Joy yang akan membangun kerjasama dengan pihak rumah sakit agar jika ada Kabomania yang kena musibah setelah menonton pertandingan dapat terawat dengan baik.
Menurutnya, ada program lainnya juga seperti asuransi dan mengelola Kabomania dengan semestinya tanpa intrik-intrik tertentu. Jika Kabomania solid dengan kebersamaannya, Kabomania akan menjadi supoter yang dihitung di pentas sepakbola nasional. “Kami sedikit tahu persoalan Kabomania dan ada upaya memecahkan masalahnya,” kata dia.
Mubes Kabomania sendiri akan memperrebutkan 23 suara (22 suara korwil dan 1 suara pengurus Kabomania).
“Saya tidak memiliki unsur politik, tetapi saya memiliki akses untuk memajukan Kabomania ke depan,” ucap Joy yang kini ditunjuk wakil co-adviser di tim Persikabo.
Munculnya Joy ke pencalonan disebut-sebut sebagian besar Kabomania adalah angin segar, dimana dia memahami persoalan Kabomania karena pengurus cabang olahraga boling itu pernah di organisasi kepemudaan.
“Kabomania perlu figur enerjik dan memiliki pemikiran yang positif,” ujar Anwar, Kabomania, Tanah Baru, Bogor.
“Ya, memamh kami nantinya akan menyempurnakan program sebelumnya. Artinya jika ada program yang belum dilaksanakan, mari kita laksanakan,” sambung Joy yang akan membangun kerjasama dengan pihak rumah sakit agar jika ada Kabomania yang kena musibah setelah menonton pertandingan dapat terawat dengan baik.
Menurutnya, ada program lainnya juga seperti asuransi dan mengelola Kabomania dengan semestinya tanpa intrik-intrik tertentu. Jika Kabomania solid dengan kebersamaannya, Kabomania akan menjadi supoter yang dihitung di pentas sepakbola nasional. “Kami sedikit tahu persoalan Kabomania dan ada upaya memecahkan masalahnya,” kata dia.
Mubes Kabomania sendiri akan memperrebutkan 23 suara (22 suara korwil dan 1 suara pengurus Kabomania).
Langganan:
Postingan (Atom)