Rabu, 14 September 2011

Pemain Persib Eksodus ke Persikabo

Pakuan Raya - Skuad Persikabo bisa jadi akan menjadi skuad yang banyak dihuni para pemain muda jebolan Persib Bandung. Karena saat ini setidaknya ada beberapa pemain muda Persib Bandung yang tengah didekati manajerial Persikabo seperti Yudi Khoerudin, Munadi, Jejen, Agung Pribadi dan Chandra. “Kami akan merasa senang kalau mereka memang punya niat bergabung dengan Persikabo.

Namun, kami tidak bisa memutuskan mereka begitu saja. Karena kami harus melakukan kordinasi dengan jajaran pelatih. Sebab urusan yang menyangkut materi pemain adalah mutlak kewenangan pelatih kepala dan jajarannya," ungkap CEO Persikabo, H. Ruddy Ferdian.

Sementara itu, pelatih kepala Persikabo, Suimin Diharja mengatakan, siapapun boleh masuk ke Persikabo. Apalagi mereka termasuk pemain bintang, berkualitas dan bermental petarung. “Saya akan senang kalau banyak talenta bagus masuk ke Persikabo. Hingga saya akan banyak pilihan pemain untuk tiap pertandingan. Namun, semuanya tetap harus kita lihat dan mereka harus mengikuti semua tahapan seleksi," ujar Suimin Diharja.

Suimin juga menambahkan, saat ini beberapa pemain yang sudah masuk dalam bank data manajerial Persikabo sudah banyak seperti Tugi Hadi, Tantan, Nopianto, Jarot dan Salim Alaydrus. Mereka semua sudah ketahuan kualitasnya, paling tinggal mengecek kebugaran dan kesehatannya saja. " Saat ini saya juga sudah mengantongi empat penjaga gawang yang sudah menyatakan siap bergabung dengan Persikabo seperti Herman Batak, Ahmad Kurniawan, Agus Rohman dan Tema Mursadat. Semuanya belum tentu bisa langsung masuk dan teken kontrak.

Karena kami harus melakukan test kesehatan. Saya dan manajerial tidak boleh kecolongan dalam masalah kesehatan. Karena Persikabo sering mengalami musibah saat merekrut dan mengontrak pemain yang ternyata mengalami cedera akut," pungkasnya.

Skuad Lokal Persikabo Layak Dipertahankan

Pakuan Raya - Kendati Persikabo saat ini sudah berada ditangan PT Karadenan Jaya yang menjadi pengelola klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor. Bukan berarti manajerial dan direksi Persikabo harus melepas talenta pemain lokalnya yang selama ini merumput di Persikabo dan Bogor Raya FC. Apalagi, skuad lokal Persikabo seperti Dian Irawan, Erik, Septian Encek, Rojali, Saepuloh, Mumin, Kresna, Ridwan Awaludin , Wawan Susilo dan Kodrat secara kualitas dan jam terbang tidak kalah dari para pemain luar Bogor.

"Semua keputusan ada ditangan pelatih, manajerial dan direksi Persikabo. Namun, setidaknya pelatih dan manajerial juga sudah paham dan tahu kualitas para pemain lokal tersebut. Apalagi sang pelatih punya tekad memajukan potensi lokal di Persikabo dan Bogor Raya FC. Namun, semua pemain lokal juga harus punya dedikasi profesional, loyal dan berjiwa kompetitif untuk bersaing satu sama lain," ujar Ketua Bogor Sport Journalist, Asep Syahmid Pangrango.
Ia menambahkan, para pemain lokal yang sudah tiga musim memperkuat Persikabo harus memahami konsekuensi semua aturan yang akan diberlakukan manajerial Persikabo secara profesional.

Dalam hal yang sama, pengamat sepakbola Bogor, Edison Hutahean mengatakan, ia sangat setuju wacana soal mempertahankan skuad lokal Persikabo dengan berbagai catatan penting salah satunya pemain lokal harus lolos semua tahapan seleksi secara ketat dan objektif yang dilakukan jajaran pelatih dan manajerial tim Persikabo. Selain itu, para pemain lokal Persikabo harus mampu menunjukan kalau dirinya bisa lebih baik dari para pemain yang berasal dari luar Kabupaten Bogor.

“Banyaknya pemain lokal yang berkualitas memang akan sangat mendongkrak animo masyarakat bola di Kabupaten Bogor. Akan tetapi, saya mengusulkan kepada manajerial dan jajaran pelatih untuk lebih ketat lagi dalam memberlakukan mekanisme kedisiplinan semua pemain yang akan bergabung dengan Persikabo," papar lelaki bertubuh tambun yang juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PDIP ini.