Alenatore Maman Suryaman rupanya telah mengantongi beberapa nama sebagai alternatif, jika dua bomber Persib Pablo Frances dan Gilang Angga, serta stoper Persiba Balikpapan Bachtiar, gagal merumput di Cibinong.
Meski demikian, mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut enggan menyebutkan siapa saja yang akan menjadi pilihan kedua untuk mengisi skuad Laskar Pajajaran.
Menurut dia, dalam situasi mendesak, sebuah tim harus memiliki cadangan buruan jika mangsanya gagal didapatkan.Walaupun sudah terjadi kesepakatan, manajemen Persikabo belum memberikan uang muka sebagai tanda jadi. Sehingga, timbul kekhawatiran Pablo, Gilang dan Bachtiar akan berpaling.
“Sebagai pelatih, saya harus bisa mengantisipasi polemik itu dengan cara membidik pemain cadangan untuk pengganti mereka.Karena waktu pertandingan kontra Persih Tembilahan tinggal beberapa hari lagi,” ujar Maman saat ditemui Radar Bogor kemarin.
Ia berharap manajemen Persikabo segera memastikan kapan tiga bintang ISL itu bisa bergabung ke dalam skuad hijau kuning.Caranya, lanjut dia, dengan mentransfer dana ke klub mereka secepatnya. “Saya harap manajemen langsung mengambil tindakan nyata supaya ada kepastian kapan mereka datang,” tegasnya.
Sementara itu, Maman menegaskan, kendati Edward Valutsa juga belum mendapatkan dana transfer, ia yakin stoper timnas Moldova itu sangat ingin bermain bersama Salim Alaydrus cs. “Ya menurut saya hati Edward sudah 90 persen ingin main bersama Persikabo. Itu terlihat kalau dia sudah tiga hari di sini, jika mempermasalahkan itu ia pasti sudah pergi,” jelasnya.
Maman juga menyambut gembira kedatangan winger anyar Sony Kurniawan. Karena, mantan penggawa Persib dan Persiraja itu memiliki kemampuan bertahan cukup baik. “Mudahmudahan dengan datangnya Sony, lini belakang kita jadi tambah solid,” singkat dia.
Sedangkan Sony berjanji akan membuat lini pertahanan Persikabo menjadi lebih kompak dan mampu merebut satu tiket menuju ISL.
Kamis, 17 Februari 2011
Sony Reuni Bersama Abo
Hari pertama berbaju Persikabo, pemain anyar Laskar Pajajaran, Sony Kurniawan berjanji akan membawa perubahan dalam tim Persikabo. Mantan pemain Persiraja itu berjanji akan menyatukan semua pemain Persikabo agar lebih solid pada saat tampil di lapangan. Menurutnya, persatuan pemain akan menjadi kunci keberhasilan tim. Hal ini jauh lebih penting dibandingkan bonus dan gaji yang tinggi.
“Bukan bermaksud membandingkan, hanya saja saya belajar dari Persisam. Klub yang dananya masih tersendat-sendat seperti itu, kenapa bisa menjadi pemuncak klasemen? Karena mereka memiliki tim yang kompak dan sangat solid saat merumput. Itu yang menjadi kekuatan terbesar saat mereka meraih kemenangan. Saya akan berusaha berbaur dengan semua pemain dan membuat mereka semua lebih kompak. Itu janji saya,” tuturnya optimis menjelang latihan sore di Stadion Persikabo Cibinong, sore kemarin.
Mantan pemain Persib Bandung itu juga mengaku sangat termotivasi dengan target Persikabo untuk menembus ISL. Meskipun saat ini terperangkap di posisi ke-8 dalam Klasemen Divisi Utama, Liga Indonesia, Sony yakin, Persikabo bisa mencapai target tersebut dengan upaya yang keras dan kesatuan visi dari pemain.
“Persikabo masih punya kans yang besar untuk meraih posisi di ISL. Apalagi dengan banyaknya pemain baru saat ini. Saya yakin kita bisa memenuhi target itu,” imbuhnya.
Ketika disinggung mengenai reuni mantan pemain Persib di Persikabo, Sony membantah ia bergabung atas undangan dari Zaenal Arif, Salim atau pemain lainnya. Menurutnya, ia terpilih karena tim pelatih dan manajer melihat kemampuannya yang dibutuhkan untuk mengisi kekurangan Persikabo.
“Saya memang reuni di sini, apalagi nanti ada Gilang juga. Tapi saya masuk ke sini murni karena panggilan manajemen. Menurut mereka, skill saya dibutuhkan, ya sudah saya bergabung,” tandasnya.
“Bukan bermaksud membandingkan, hanya saja saya belajar dari Persisam. Klub yang dananya masih tersendat-sendat seperti itu, kenapa bisa menjadi pemuncak klasemen? Karena mereka memiliki tim yang kompak dan sangat solid saat merumput. Itu yang menjadi kekuatan terbesar saat mereka meraih kemenangan. Saya akan berusaha berbaur dengan semua pemain dan membuat mereka semua lebih kompak. Itu janji saya,” tuturnya optimis menjelang latihan sore di Stadion Persikabo Cibinong, sore kemarin.
Mantan pemain Persib Bandung itu juga mengaku sangat termotivasi dengan target Persikabo untuk menembus ISL. Meskipun saat ini terperangkap di posisi ke-8 dalam Klasemen Divisi Utama, Liga Indonesia, Sony yakin, Persikabo bisa mencapai target tersebut dengan upaya yang keras dan kesatuan visi dari pemain.
“Persikabo masih punya kans yang besar untuk meraih posisi di ISL. Apalagi dengan banyaknya pemain baru saat ini. Saya yakin kita bisa memenuhi target itu,” imbuhnya.
Ketika disinggung mengenai reuni mantan pemain Persib di Persikabo, Sony membantah ia bergabung atas undangan dari Zaenal Arif, Salim atau pemain lainnya. Menurutnya, ia terpilih karena tim pelatih dan manajer melihat kemampuannya yang dibutuhkan untuk mengisi kekurangan Persikabo.
“Saya memang reuni di sini, apalagi nanti ada Gilang juga. Tapi saya masuk ke sini murni karena panggilan manajemen. Menurut mereka, skill saya dibutuhkan, ya sudah saya bergabung,” tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)