CIBINONG-Sekitar 25 pemain sepakbola yang dinyatakan lolos seleksi timnas U-21 untuk dipersiapkan dalam Turnamen Sultan Hassanal Bolqiah, Brunei, 27 Februari mendatang, mulai menjalani training camp (TC) di kawasan Padepokan Voli, Sentul City Bogor, Senin (16/1). Rencananya, anak asuh Widodo C Saputro ini bakal diciutkan lagi menjadi 18 pemain hingga 25 Januari mendatang. Berdasarkan informasi yang dihimpun Pakar dari para pemain Bogor yang berhasil lolos seleksi, latihan resmi sendiri baru akan dilakukan hari ini, karena masih ada beberapa pemain yang belum masuk TC, dikarenakan masih berada di klub mereka masing-masing.
"Kita belum latihan, karena masih ada beberapa pemain yang belum datang ke mess, mungkin besok pagi (hari ini.red) kita mulai latihan," ujar Ridwan Awaludin, pemain asal Bogor yang berhasil lolos seleksi timnas U-21, kemarin.
Nantinya, setelah menjalani seleksi selama masa TC, timnas U-21 yang rencananya akan diperkuat mantan pemain timnas U-23, Andik Firmansyah. Tim ini akan melakoni dua kali uji coba dengan tim asal Korea Selatan, yakni, Ulsan Hyundai Mipo Dokcyard FC yang dijadwalkan tanggal 9 dan 11 Februari mendatang.
Sementara itu, rencana uji coba disambut baik sang pelatih, Widodo Cahyono Putro. Dikatakannya, dengan uji coba, dapat mengukur peningkatan kemampuan dari skuadnya.
"Kalau hanya latihan terus, tentu juga tidak baik. Sebab, akan membuat para pemain jenuh. Selain itu, kita tidak dapat mengetahui kualitas sesungguhnya dari hasil latihan. Karena itu, uji coba sangat baik dan perlu," tukasnya. =UYE
(pakuanraya)
Selasa, 17 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Serba-serbi Persikabo ::: Pak Yunus, Pawang Hujan Sejati Persikabo
JIKA sering menyaksikan pertandingan kandang Persikabo, Anda pasti pernah melihat sosok pria renta berbaju batik yang selalu ada di setiap laga kandang Persikabo. Ya, kakek bernama Yunus yang sudah berusia 74 tahun ini memang bukan hanya pecinta Persikabo sejati. Namun, Ia adalah pawang hujan. Memang tak selamanya aksi Pak Yunus ini berhasil. Pernah pada saat ia bertugas di stadion gagal, dan Ia pun dengan santai menjawab bahwa Ia hanya berusaha meminta kepada Tuhan agar menghentikan hujan, namun tak berarti hujan tersebut akan berhenti karenanya.
"Sejak tahun 1980, saya sudah menjadi pawang hujan. Kebanyakan memang berhasil, kalaupun tidak, ya mungkin Tuhan belum mengabulkan doa saya," ucap Pak Yunus yang ditemui Pakar di pertandingan Persikabo kontra Persitara, kemarin.
Yunus sendiri sudah tidak aneh dengan "kerjaannya" di Stadion Persikabo. Pada musim lalu, dirinya kerap dipanggil manajer Mas'an Djajuli untuk bekerja sebagai pawang hujan. "Intinya hanya meminta doa saja kepada Allah. Saya hanya berusaha, toh yang menentukan hujan dan tidaknya bukan saya," jelasnya menambahkan.
Yunus pernah sukses saat berusaha memindahkan hujan. Saat itu Persikabo akan menjajal PSPS pada laga ujicoba. Sebelum pertandingan, hujan mengguyur Cibinong, tapi saat pertandingan, hujan pun berhenti.
=UYE
(pakuanraya)
"Sejak tahun 1980, saya sudah menjadi pawang hujan. Kebanyakan memang berhasil, kalaupun tidak, ya mungkin Tuhan belum mengabulkan doa saya," ucap Pak Yunus yang ditemui Pakar di pertandingan Persikabo kontra Persitara, kemarin.
Yunus sendiri sudah tidak aneh dengan "kerjaannya" di Stadion Persikabo. Pada musim lalu, dirinya kerap dipanggil manajer Mas'an Djajuli untuk bekerja sebagai pawang hujan. "Intinya hanya meminta doa saja kepada Allah. Saya hanya berusaha, toh yang menentukan hujan dan tidaknya bukan saya," jelasnya menambahkan.
Yunus pernah sukses saat berusaha memindahkan hujan. Saat itu Persikabo akan menjajal PSPS pada laga ujicoba. Sebelum pertandingan, hujan mengguyur Cibinong, tapi saat pertandingan, hujan pun berhenti.
=UYE
(pakuanraya)
Langganan:
Postingan (Atom)