Radar Bogor - Mantan ujung tombak Laskar Pajajaran periode 2007-2009, Rodrigo Santoni, siap memperkuat Persikabo dalam kompetisi Liga Profesional Level II yang rencananya bergulir Desember mendatang.
Pemain 180 cm ini juga pernah membela PSIS Semarang musim lalu dengan mengemas delapan gol.
Pesepakbola asal Argentina ini mengaku jika Persikabo sudah seperti rumahnya sendiri. Sehingga, ia sang...at berharap bisa kembali diterima dalam skuad hijau kuning.
“Persikabo sudah seperti rumah saya, rasa kekeluargaan di sini begitu tinggi, selain itu saya banyak teman di sini. Makanya kembali ke Persikabo adalah mimpi saya,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Saat disinggung nilai kontrak, Rodrigo mengatakan jika nominal bukanlah hal utama. Melainkan, suasana kondusif di Persikabo yang jarang ia temukan di tim lain.
“Kalau harga itu bukan masalah, yang penting saya bisa kembali bermain bersama tim ini. Karena saya sangat cinta dengan Persikabo, kalau tidak buat apa saya dari Argentina langsung ke sini,” jelasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Operasional PT Karadenan Jaya, Rhendie Arindra membenarkan jika Rodrigo kembali ke Persikabo.
“Ya, hari ini (kemarin, red) dia menelepon saya, katanya mau bergabung kembali. Tapi semua itu dikembalikan ke Abang Suimin untuk menyeleksinya. Semua pemain asing bebas masuk ke Persikabo,” ungkapnya.
Sementara itu, Headcoach Suimin Diharja menegaskan, ia memang sudah mengetahui kualitas Rodrigo pada 2007 hingga 2009.
Namun, kemampuan pesepakbola selalu naik turun seiring berjalannya waktu. Apalagi kalau pemain tidak pernah melakukan latihan selama libur. “Abang tahu kualitas Rodrigo, tetapi itu dulu. Kalau sekarang Abang belum tahu,” tegasnya.
Lebih lanjut, kata dia, Rodrigo tetap harus mengikuti seleksi yang ditetapkan jajaran pelatih. Kendati kualitas bomber berusia 32 tahun itu sudah teruji di lapangan.
“Ya, seleksi tetap harus dilakukan, kita kan ingin tahu kondisi fisik terakhirnya. Siapa tahu saja ada yang cedera,” pungkas Suimin.
Sabtu, 15 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
Hadapi Timnas U-23, Persikabo Siapkan 20 Pemain
Pakuan Raya - Jelang laga uji coba kedua kontra timnas U-23 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Kamis (13/10) esok, Kepala Pelatih Persikabo, Suimin Diharja akan memberikan kesempatan kepada 20 pemainnya saja untuk berkostum Persikabo. "Saya sudah mulai memilah-milah siapa-siapa saja nama pemain yang akan diturunkan dalam laga tersebut. Rencananya hanya 20 pemainnya saja untuk berkostum Persikabo. Hal itu, dilihat dari latihan yang digelar di Lapangan JJC Sentul, kemarin," ujar.
"Semua pemain memang akan kita bawa ke GBK, namun hanya 20 pemain saja yang akan dimaksimalkan untuk main, Abang juga lihat peningkatan kualitas permainan mereka, yang menentukan main atau tidaknya ya mereka sendiri," tambahnya.
"Kalau tidak dimainkan jangan tanya ke Abang, pemain harus tanya pada diri sendiri, kenapa bisa tidak dimainkan," ujar Suimin kepada para pemain.
Rencananya hari ini, Suimin akan menggelar simulasi pertandingan pada sesi latihan pagi. Hal itu dimaksudkan agar para pemain lebih terbiasa menghadapi situasi pertandingan.
"Simulasi pertandingan akan digelar latihan pagi esok, sengaja Abang ciptakan situasi pertandingan seperti sesungguhnya supaya mereka lebih terbiasa dengan keadaan seperti ini," jelas Suimin.
Sementara itu, dalam sesi latihan sore kemarin, gelandang Satria Ferry sudah tidak terlihat mengikuti latihan seperti biasanya.
Berdasarkan kabar yang beredar, Ferry hingga saat ini memang belum dikontrak oleh manajemen Persikabo karena tidak menemui titik temu mengenai nilai kontrak.
"Ya rupanya seperti itu, mau dikata apa lagi, kita tetap optimalkan pemain yang ada," tutup Suimin.
"Semua pemain memang akan kita bawa ke GBK, namun hanya 20 pemain saja yang akan dimaksimalkan untuk main, Abang juga lihat peningkatan kualitas permainan mereka, yang menentukan main atau tidaknya ya mereka sendiri," tambahnya.
"Kalau tidak dimainkan jangan tanya ke Abang, pemain harus tanya pada diri sendiri, kenapa bisa tidak dimainkan," ujar Suimin kepada para pemain.
Rencananya hari ini, Suimin akan menggelar simulasi pertandingan pada sesi latihan pagi. Hal itu dimaksudkan agar para pemain lebih terbiasa menghadapi situasi pertandingan.
"Simulasi pertandingan akan digelar latihan pagi esok, sengaja Abang ciptakan situasi pertandingan seperti sesungguhnya supaya mereka lebih terbiasa dengan keadaan seperti ini," jelas Suimin.
Sementara itu, dalam sesi latihan sore kemarin, gelandang Satria Ferry sudah tidak terlihat mengikuti latihan seperti biasanya.
Berdasarkan kabar yang beredar, Ferry hingga saat ini memang belum dikontrak oleh manajemen Persikabo karena tidak menemui titik temu mengenai nilai kontrak.
"Ya rupanya seperti itu, mau dikata apa lagi, kita tetap optimalkan pemain yang ada," tutup Suimin.
Langganan:
Postingan (Atom)