Rabu, 24 Agustus 2011

Abdelali Lamar Persikabo

Pakuan Raya - Gagal merekrut pelatih asing asal Jerman, Peter Jorg Steinnebrunner ternyata tidak membuat Persikabo Bogor salah satu kandidat kontestan Liga Profesional PSSI masih disegani beberapa pelatih asing yang ingin menjadi arsitek tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor. Bahkan, kemarin petang, Abdelali Gsaib salah satu pelatih asing yang punya sertifikat dari The Football Association / FA ( PSSI nya Inggris secara resmi mengajukan lamaran untuk menjadi pelatih tim berjuluk Laskar Padjajaran ini. Kalau mel,ihat dari Curiculum Vitae dan sertifikat kepelatihan yang dimiliki lelaki kelahiran Maroko yang berpaspor Inggris ini memang patut diacungi jempoll. Karena Abdelali pernah lulus dalam Coaching and Education Scheme dan berhak mendapatkan FA Coaching Certifikate Course pada tahun 2000.

Selain itu, pemain kelahiran Rabat 26 Pebruari 1967 tersebut pernah menjadi asistensi dibeberapa klub peserta Liga Inggris seperti Fulham, Chelsea, Arsenal, Watford, QPR, Fulham dll dan lulus menjadi Football Leaders mendapatkan sertifikat FIFA pada tahun 2004 . Abdelali mengaku, sangat tertarik dengan atmosfir sepakbola di Indonesia. Bahkan, di Indonesia juga banyak pemain asal Maroko yang sukses menjadi pemain.

“Saya seorang professional, ketika memang ada tawaran atau peluang untuk menjadi pelatih di salah satu klub Profesional yang ada di Indonesia, maka saya siap memberikan kemampuan terbaik saya. Bahkan, saya siap menjabarkan semua pengalaman saya ketika terlibat dalam tim asistensi dibeberapa klub yang ada di Liga Primer Inggris," ujar Abdelali Gsaib kepada Pakar tadi malam via ponselnya.

Sementara itu, Public Relations PT Ligina Sportindo, Asep Syahmid Pangrango membenarkan kalau Abdelali memang ingin membesut Persikabo. “Sementara ini, ia akan bergabung dengan kami, kalau memang ada klub peserta Liga Profesional di Indonesia, saya yakin ia akan memberikan yang terbaik. Ia sangat profesional," tegas Syahmid kepada Pakar dengan tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Syahmid juga akan menawarkan kepada manajemen Persikabo tentang Abdelali Gsaib ini. " Mudah mudahan kalau ia memang berjodoh dengan Persikabo, kita berharap ia bisa memberikan prestasi yang maksimal kepada tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor ini. Selain itu, ia memang menyukai potensi para pemain muda yang berjiwa peterung. Insya Allah hari ini, saya akan membawa lamaran resmi Abdelali Gsaib kepada manajemen Persikabo. Kalaupun memang tidak ada kecocokan, kami dari PT Ligina Sportindo siap menawarkan pelatih asing yang lain," jabarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Operasional PT Karadenan Jaya, Rhendie Arindra mengatakan, ia memang sudah dapat email dari PR PT Ligina Sportindo tentang pelatih kelahiran Maroko tersebut. Namun, kata Rhendie, ia akan memperlajari dulu CV nya dia. " Syarat penting bagi kami, minimal pelatih asing bisa memberikan dampak positif kepada Persikabo. Selain itu, pelatih asing juga harus bisa belajar bahasa Indonesia. Sampai saat ini, kita memang belum menentukan siapa yang akan menjadi pelatih bagi Persikabo Bogor. Masih banyak kemungkinan dan banyak peluang yang bisa masuk menjadi pelatih Persikabo," papar Rhendie.

Tunggu Hasil Verifikasi

Pakuan Raya - Harapan masyarakat Kabupaten Bogor menyaksikan tim kesayangannya Persikabo tampil dikasta kompetisi tertinggi di tanah air mendekati kenyataan. Sebab, selain telah memenuhi berkas sesuai dengan aspek yang ditetapkan AFC dan sekarang tinggal menunggu hasil pengumuman saja, klub berjuluk Laskar Pajajaran sudah menyiapkan uang sebagai deposit keikutsertaan di liga Indonesia Level 1 sebesar 5 miliar.
"Dari 15 item kriteria yang diminta sebagai persyaratan menjadi klub professional yang berhak tampil di liga kompetisi musim ini, sudah dipenuhi semua. Termasuk juga kita sudah menyiapkan deposit partisipasi 5 miliar seperti yang diminta PSSI,"ujar Didi Kurnia, Sekretaris Umum (Sekum) Persikabo kepada Pakar.
Dia menjelaskan, syarat harus membayar deposit 5 miliar agar bisa Menjadi klub sepakbola profesional yang akan tampil di kompetisi level 1 sudah tidak tidak dipusingkan jajaran pengurus Persikabo.
Sebab, sudah mendapat garansi dari pihak Bank Jabar Banten. Termasuk juga syarat sebuah klub yang mendaftar harus berbadan hukum, Persikabo mendaftarkan diri dengan nama PT Karandenan Jaya.
"Artinya sekarang tinggal menunggu hasil pengumuman verifikasi yang akan di umumkan oleh PSSI tanggal 25 Agustus lusa. Yang jelas, saya optimis lolos karena seluruh persyaratan yang diminta PSSI sudah terpenuhi semua,"tandas Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor tersebut.
Senada, Zaenal Syafrudin, wakil Ketua Persikabo mengungkapkan, dari lima syarat assessment yang ditetapka AFC untuk menjadi sebuah klub profesioanal, aspek infratruktur masih masih menjadi ganjalan. Pasalnya, kondisi stadion Persikabo Cibinong, belum cukup lengkap memenuhi kelayakan.
Namun demikian, Camat Babakan Madang ini mengaku cukup optimis Persikabo akan lolos verifikasi. Untuk legalitas, Persikabo sudah berbentuk perseroan terbatas dan telah didaftarkan ke Kemenkum HAM.
"Mengenai masalah stadion, saat ini tengah di renovasi, mulai dari rumput stadion yang sebelumnya kondisinya rusak, termasuk memenuhi persyaratan lainnya yakni tersedianya ruang kesehatan, ganti pemain dan pemasangan AC,"pungkasnya.