Detik - PSSI berencana melepas sekitar 64 ribu lembar tiket untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Indonesia vs Turkmenistan. Tiket dijual dengan harga mulai Rp 30 ribu.
Seperti yang diterima detikSport dari rilis media PSSI, ada enam kategori tiket untuk pertandingan yang bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (28/7/2011) itu.
Tiket termurah sekaligus dengan jumlah terbanyak adalah tiket kategori III yang dijual dengan harga Rp 30 ribu. Total ada 25 ribu tempat duduk untuk kelas ini.
Berturut-turut, tiket kategori II dihargai Rp 50 ribu dan tersedia 14 ribu lembar tiket. Tiket kategori I dijual dengan harga Rp 100 ribu dan tersedia 17.900 lembar tiket.
Untuk kelas VIP Timur, tersedia 3.500 lembar tiket yang bisa ditebus dengan harga Rp 150 ribu. Tersedia 3.200 tiket kelas VIP Barat dengan harga Rp 250 ribu dan 400 lembar tiket VVIP dengan harga Rp 500 ribu.
Pemesanan tiket bisa dilakukan sejak hari Selasa (26/7) di sekitar SU GBK. Pembeli akan mendapat voucher yang bisa ditukar dengan tiket pertandingan pada Kamis (28/7) pagi.
PSSI juga sedang mengusahakan loket-loket penjualan tiket di luar SU GBK-Senayan. Hal ini dimaksudkan agar calon penonton tidak harus terpaku pada loket di Senayan. Lokasi penjualan tiket itu akan diumumkan segera oleh PSSI.
Untuk Anda yang tidak mendapatkan tiket, tidak perlu khawatir karena pertandingan yang kick-off-nya direncanakan berlangsung pada pukul 19.00 WIB itu juga akan disiarkan secara langsung oleh SCTV.
Senin, 25 Juli 2011
Rijsbergen: Kita akan Main Lebih Baik
Detik - Pelatih Indonesia Wim Rijsbergen merasa senang dengan hasil seri 1-1 di pertandingan pertama di Turkmenistan. Ia merasa yakin Cristian Gonzalez dan kawan-kawan akan bermain lebih baik lagi di Senayan.
"Hasil yang sangat baik. Kalau kita bisa main lebih pintar lagi, mungkin kita bisa menang 2-1, terutama setelah mereka bermain dengan 10 orang," terang Rijsbergen kepada detiksport di Hotel The Sultan, Jakarta, Senin (25/7/2011), sekembalinya tim Indonesia bertanding di Ashgabat hari Sabtu lalu.
"Tapi lapangannya memang terlalu menyulitkan pemain untuk menerapkan kombinasi permainan yang bagus. Dengan kondisi seperti itu, jangan coba-coba bermain umpan-umpan pendek. Awalnya anak-anak agak bingung, tapi kita bisa unggul cepat, golnya bagus pula. Di babak kedua, setelah mereka mulai berubah, kita agak kesulitan juga. Tapi secara umum anak-anak sudah main bagus kok," sambungnya.
Saat ditanya tentang pertandingan kedua hari Kamis (28/7) mendatang, pelatih asal Belanda itu mengungkapkan keyakinannya.
"Kami tentu akan bermain lebih baik. Para pemain punya skill, kita akan bermain di lapangan yang lebih baik, kita bisa memainkan kombinasi taktik dengan lebih baik. Kita juga akan bermain dengan 12 pemain, karena suporter Indonesia luar biasa besar," tukasnya.
Rijsbergen juga menerangkan bahwa para pemain dalam kondisi yang bagus, baik fisik maupun moral.
"Mereka percaya diri dan siap menyelesaikan pertandingan ini dan lolos (ke babak berikutnya)."
Mantan pemain Belanda yang tampil di Piala Dunia 1974 dan 1978 itu juga memberi pesan khusus kepada masyarakat Indonesia supaya memberi dukungan terbaik untuk para pemainnya.
"Yang penting adalah mereka support team, bukan saya, bukan (asisten pelatih) Rahmad Darmawan. Ini bagus untuk negara yang besar ini. Ini baru langkah pertama. Mudah-mudahan Indonesia bisa naik ke level yang lebih tinggi, naik ranking-nya juga. Setelah langkah pertama terlaksana, baru kita ambil langkah kedua, dan seterusnya, dan semua orang bisa merasa senang."
"Hasil yang sangat baik. Kalau kita bisa main lebih pintar lagi, mungkin kita bisa menang 2-1, terutama setelah mereka bermain dengan 10 orang," terang Rijsbergen kepada detiksport di Hotel The Sultan, Jakarta, Senin (25/7/2011), sekembalinya tim Indonesia bertanding di Ashgabat hari Sabtu lalu.
"Tapi lapangannya memang terlalu menyulitkan pemain untuk menerapkan kombinasi permainan yang bagus. Dengan kondisi seperti itu, jangan coba-coba bermain umpan-umpan pendek. Awalnya anak-anak agak bingung, tapi kita bisa unggul cepat, golnya bagus pula. Di babak kedua, setelah mereka mulai berubah, kita agak kesulitan juga. Tapi secara umum anak-anak sudah main bagus kok," sambungnya.
Saat ditanya tentang pertandingan kedua hari Kamis (28/7) mendatang, pelatih asal Belanda itu mengungkapkan keyakinannya.
"Kami tentu akan bermain lebih baik. Para pemain punya skill, kita akan bermain di lapangan yang lebih baik, kita bisa memainkan kombinasi taktik dengan lebih baik. Kita juga akan bermain dengan 12 pemain, karena suporter Indonesia luar biasa besar," tukasnya.
Rijsbergen juga menerangkan bahwa para pemain dalam kondisi yang bagus, baik fisik maupun moral.
"Mereka percaya diri dan siap menyelesaikan pertandingan ini dan lolos (ke babak berikutnya)."
Mantan pemain Belanda yang tampil di Piala Dunia 1974 dan 1978 itu juga memberi pesan khusus kepada masyarakat Indonesia supaya memberi dukungan terbaik untuk para pemainnya.
"Yang penting adalah mereka support team, bukan saya, bukan (asisten pelatih) Rahmad Darmawan. Ini bagus untuk negara yang besar ini. Ini baru langkah pertama. Mudah-mudahan Indonesia bisa naik ke level yang lebih tinggi, naik ranking-nya juga. Setelah langkah pertama terlaksana, baru kita ambil langkah kedua, dan seterusnya, dan semua orang bisa merasa senang."
Langganan:
Postingan (Atom)