Rabu, 12 Januari 2011

Tiga Poin Harga Mati

Sore hari ini Persikabo akan menjamu PSAP Sigli di Stadion Persikabo pada lanjutan pertandingan Liga Tiphone. Laskar Pajajaran yang sempat terseok-seok diawal musim 2010-2011 ini, berjanji akan menyerang sejak peluit babak pertama dibunyikan.

Kemenangan dalam pertandingan kandang ini menjadi harga mati bagi tim berjuluk Laskar Pajajaran itu. Sebab, tim kebanggaan Masyarakat Kabupaten Bogor tersebut kini bercokol di posisi sebelas klasemen sementara, sehingga rawan terdegradasi.

Arsitek Persikabo, Maman Suryaman mengatakan, untuk mengamankan posisi, mau tidak mau tim harus memetik poin sempurna. Walaupun Laskar Pajajaran tak diperkuat beberapa pilarnya seperti Bona Simanjuntak, Jibby Wuwungan dan Susanto.

Dia mengatakan, untuk membendung agresivitas anak-anak Sigli, Zaenal Arief dkk diinstruksikan menggunakan formasi 4- 4-2. Dengan formasi tersebut, permainan anak asuhnya lebih terlihat menyerang. “Saya sudah melihat saat dua kali uji coba dan latihan, kalau main kandang lebih cocok memakai 4-4-2,” ujar Maman kepada Radar Bogor kemarin.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dalam hal pertahanan, Laskar Pajajaran akan me-marking semua pemain dengan posisi yang telah ditentukan. Sehingga, permainan anak-anak Sigli sulit berkembang dan kehilangan kosentrasi. “Pada dasarnya semua pemain itu berbahaya,” tegas mantan pelatih Persija tersebut.

Ia menambahkan, PSAP merupakan tim kuat dan tak bisa dipandang sebelah mata. Buktinya, PSAP bercokol di peringkat dua klasemen sementara. “Sigli punya materi pemain yang berkualitas di segala lini,” unhgkapnya.

Meski demikian, Maman optimis dapat menghancurkan PSAP dalam laga kandang kedua tersebut. Keoptimisan itu ditunjukkan dengan situasi tim yang kondusif dan juga peningkatan grafis permainan saat beruji coba. Selain itu, beberapa pemain kunci yang sempat cedera dan terkena akumulasi kartu, seperti Salim Alayidrus dan Kahudi Wahyu, dipastikan turun pada pertandingan penting itu.

“Saya optimis dapat meraih poin penuh. Di samping itu, kami akan didukung Kabomania sebagai pemain ke-12, sehingga memompa semangat pemain,” tuturnya.


Persikabo Sedang On Fire

Laga kandang kedua Persikabo yang sudah lama dinanti-nantikan oleh Kabomania dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, akhirnya bisa disaksikan sore ini di Stadion Persikabo, Cibinong. Skuad Laskar Pajajaran akan menghadapi tim yang menduduki posisi kedua di klasemen Divisi Utama Liga Indonesia, PSAP SIgli. Berbekal semangat baru yang ditularkan oleh tim pelatih yang anyar, Persikabo akan memainkan strategi yang bersifat menghancurkan pertahanan Sigli.
Gambaran pemain yang akan diturunkan hari ini adalah Zaenal “Abo” Arif yang sekaligus membawa ban kapten berduet dengan Ilham Hasan di posisi penyerang. Di lini tengah, tim yang ditangani Kuartet Madura ini kemungkinan besar akan diisi oleh Novianto, Sairan, Salim Alaydrus dan Septian. Sedangkan di garis pertahanan, benteng yang dipasang adalah Kahudi Wahyu Widodo, Donny Fahamsyah, Saepulloh dan Mukmin, dengan penjaga gawang, Wawan Darmawan.
Pelatih kepala Persikabo, Maman Suryaman mengatakan, ia belum bisa memberikan bocoran lebih mengenai line up pemain, karena semua akan tergantung pada kondisi mereka sebelum turun ke lapangan. Trio asing yang berpeluang besar untuk merumput adalah Cyril Tchana, itu juga bukan sebagai starter line. Namun demikian, kata Maman, ia tampak puas dengan penampilan para pemain Persikabo saat ini yang sudah menunjukan grafik peningkatan. Lebih lanjut kata Maman, Persikabo saat ini sedang on fire.
“Saya udah bilang kepada mereka, mereka harus menunjukkan apa yang mereka miliki, kemudian saya akan memutuskan apakah mereka layak atau tidak untuk turun,” tegasnya.
Persikabo akan bermain dengan pola 4-4-2, karena dinilai lebih offensive oleh Maman. “Kita mengutamakan penyerangan di lini depan. Semua harus berkonsentrasi untuk bisa mencetak angka. Namun jangan sampai melupakan lini belakang sebagai pertahanan. Sigli kalau dilihat dari klasemennya cukup berbahaya, kita harus memiliki beberapa strategi untuk mengatasinya, tapi tetap dengan target meraih kemenangan,” ungkap Maman.